Rabu, 01 Agustus 2012

Olahraga untuk membentuk bahu dan tubuh

Gerakan olahraga berikut ini khusus untuk Anda yang menginginkan bahu dan tubuh seksi. Semua orang pasti mendambakan tubuh seksi, namun dibutuhkan perjuangan untuk mendapatkannya. Dan kabar baiknya, walaupun Anda khusus melatih otot bahu, secara otomatis otot tubuh bagian atas juga ikut terlatih.
      Otot bahu terdiri dari tiga bagian yang perlu Anda pahami, otot bahu depan, otot bahu samping, dan otot bahu bagian belakang. Tiga bagian otot bahu inilah yang harus Anda latih dengan baik, satu persatu ataupun bersamaan. Selain itu, terdapat deltoid, nama otot yang membentuk bahu dan terdiri atas tiga kumpulan serabut otot, dimana masing-masing berpangkal di titik berbeda dan ujungnya bertemu di satu tempat, yakni lengan atas.
Tidak jauh berbeda dengan gerakan olahraga bagian tubuh lainnya, untuk melatih otot bahu pun berpegang pada prinsip gerakan mengangkat (raises) dan menekan (presses). Dumbbell, barbell, atau kabel gym (mesin) merupakan peralatan yang umumnya digunakan untuk melatih otot bahu.
Kunci untuk mendapatkan bahu seksi ialah dengan memilih berat beban berjumlah 25-30% dari berat badan Anda. Misalnya, berat badan 60 kg, maka minimal berat beban yang diangkat sekitar 18 kg. Jika Anda sanggup mengangkat beban lebih dari itu,
tambahkan perlahan.
Lakukanlah weight program di awal latihan selama 20 menit, dilanjutkan dengan latihan kardio 20 menit berikutnya. Weight program dinilai mampu merangsang perkembangan otot dan berpengaruh bagi Anda yang ingin mengurangi berat badan. Dalam 20 menit pertama, latihan akan membakar gula tubuh lalu membakar lemak. Namun latihan harus disesuaikan dengan set yang dimainkan.
Set yang direkomendasikan untuk menjaga kebugaran pun disarankan dilakukan dalam empat set. Masing-masing set repitisi 12 kali di set satu, 10 kali di set dua, 10 kali di set tiga, dan 8 kali di set empat. Anda yang ingin membesarkan otot, gunakan repitisi 10, 8, 8, dan 6. Sedangkan atlet binaraga bisanya menggunakan repitisi 8, 8, 4 dan 2 repitisi.
Semakin kecil repitisnya maka semakin besar beban yang harus diangkat. Bagi pemula harus disesuaikan dengan kemampuan dan yang terpenting sesuaikan dengan tujuan yang ingin diraih.
Jangan lupa untuk melakukan peregangan sebelum Anda melakukan gerakan olahraga berat. Peregangan bisa dengan menggunakan treadmill, sepeda statis (spinning), mesin cross trainer, atau peregangan normal lainnya. Lakukan selama lebih kurang 15 menit. Selamat mencoba.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar